Teman perjalanan jamaah
Panduan Haji Lengkap.
Dari langkah pertama hingga kembali ke rumah: persiapan, manasik, perjalanan, dan kepulangan dalam satu panduan yang mudah diikuti.

Periksa informasi terbaru sebelum berangkat. Ketentuan visa, kesehatan, penerbangan, kuota, dan bagasi dapat berubah. Ikuti surat resmi penyelenggara, pemerintah Indonesia, maskapai, serta otoritas Arab Saudi.
Lihat perjalanan Anda, satu langkah demi satu langkah.
Pilih tahap yang ingin dipahami. Anda bisa langsung melompat ke penjelasan lengkapnya.
Tahap 1 dari 11
Pendaftaran & pelunasan
Pilih Haji Khusus atau Haji Furoda sesuai kebutuhan. Periksa izin penyelenggara, kontrak, rincian biaya, serta semua bukti pembayaran. Nomor porsi dan antrean berlaku pada jalur Haji Khusus.
Baca bagian terkaitPilih jalur Haji yang Tazkia layani.
Tazkia melayani Haji Khusus dan Haji Furoda. Persyaratan rinci mengikuti jalur, musim, dan pemberitahuan resmi. Simpan seluruh bukti pendaftaran serta pembayaran.
Haji Khusus
Haji Furoda (Mujamalah)
Dokumen yang diminta
- KTP dan Kartu Keluarga
- Paspor sesuai ketentuan masa berlaku
- Buku nikah/akta nikah bagi pasangan jika diminta
- Akta lahir atau ijazah untuk pencocokan data bila diperlukan
- Pas foto sesuai spesifikasi musim berjalan
- Bukti setoran, buku tabungan, atau dokumen pembayaran
Sebelum menyerahkan dokumen
- Samakan ejaan nama, NIK, tanggal lahir, dan data keluarga di semua dokumen.
- Jika ada perbedaan, minta arahan perbaikan sebelum pemrosesan visa.
- Minta dan simpan tanda terima setiap penyerahan dokumen.
- Pastikan kanal pembayaran dan penerima dana sesuai dokumen resmi.
Pembayaran dan status keberangkatan
Haji Khusus: ikuti proses setoran awal, penerbitan nomor porsi, antrean kuota, lalu pelunasan saat dinyatakan berhak. Periksa estimasi dengan nomor porsi melalui layanan resmi Kementerian Haji dan Umrah ; tahun yang tampil bukan kepastian berangkat.
Haji Furoda: periksa tahapan pembayaran dan kebijakan jika visa tidak terbit pada kontrak tertulis. Jalur ini bergantung pada visa undangan Haji; jangan memakai estimasi antrean nomor porsi Haji Khusus untuk menilai keberangkatannya. Baca penjelasan visa Haji dari Kemenag .
Nama di paspor berbeda dari KTP, bagaimana?
Jangan menebak ejaan yang akan dipakai. Tunjukkan semua dokumen ke penyelenggara dan instansi penerbit agar prosedur koreksi serta batas waktunya jelas sebelum visa diproses.
Apakah pendamping bisa diganti?
Perubahan pendamping bergantung pada jalur, status pendaftaran, dan ketentuan musim berjalan. Ajukan melalui penyelenggara resmi lebih awal dan minta keputusan tertulis.
Ibadah yang tenang dimulai dari kondisi yang terjaga.
Istitha’ah kesehatan adalah penilaian kemampuan kesehatan untuk menjalankan ibadah Haji secara aman. Hasil pemeriksaan dan keputusan medis mengikuti tenaga kesehatan serta aturan resmi.
Periksa dan rencanakan
- Mulai pemeriksaan kesehatan sebelum jadwal keberangkatan mendekat.
- Tanyakan penilaian istitha’ah dan tindak lanjut yang dibutuhkan.
- Periksa vaksin wajib/anjuran untuk musim Anda pada sumber resmi.
- Beri tahu dokter penyakit kronis, alergi, dan kebutuhan alat bantu.
Bangun kebiasaan yang membantu
- Latih jalan kaki bertahap sesuai arahan dokter.
- Coba sandal sebelum berangkat agar kaki tidak mudah lecet.
- Jaga tidur, makan, hidrasi, dan kontrol rutin penyakit.
- Lansia atau jamaah berkebutuhan khusus sebaiknya menyepakati rencana pendampingan sejak awal.
Obat pribadi dan tanda bahaya
Bawa obat rutin dalam kemasan asli berlabel, stok yang cukup, dan surat dokter bila diperlukan. Segera minta bantuan medis jika mengalami sesak napas, nyeri dada, pingsan, bingung, demam berat, atau tanda dehidrasi/kelelahan panas. Jangan menunggu jadwal rombongan berikutnya.
Lihat persyaratan kesehatan resmi Arab SaudiManasik sebagai peta, pembimbing sebagai teman jalan.
Ringkasan ini membantu Anda mengenal istilah dan urutan. Rincian fikih, doa, serta pengecualian kondisi jamaah tetap dipelajari bersama pembimbing resmi.
Istilah penting
Rukun menentukan sahnya Haji; wajib memiliki ketentuan penanganan bila tertinggal; sunnah menyempurnakan; dam adalah kewajiban tertentu dalam kondisi yang ditetapkan; tahallul mengakhiri sebagian/seluruh larangan ihram menurut tahapnya.
Tiga cara berhaji
Tamattu’: umrah lebih dulu, lalu Haji. Ifrad: Haji lebih dulu tanpa menggabungkan umrah dalam ihram awal. Qiran: Haji dan umrah dalam satu ihram. Pilihan memengaruhi urutan serta ketentuan dam; ikuti bimbingan rombongan.
Rukun Haji
Wajib & larangan
Doa yang dibawa
Latihan yang paling membantu
- Laki-laki berlatih memakai dua lembar kain ihram; perempuan menyiapkan pakaian syar’i yang menutup aurat sesuai tuntunan.
- Simulasikan tawaf tujuh putaran mulai sejajar Hajar Aswad; Ka’bah berada di kiri.
- Latih sa’i tujuh lintasan; Safa ke Marwah dihitung satu.
- Kenali alur Arafah, Muzdalifah, Mina, jumrah, tahallul, dan tawaf wada.
- Saat padat, utamakan keselamatan; sepakati titik temu dan jangan memaksa mendekati Hajar Aswad.
- Jika terpisah, berhenti di titik aman dan hubungi pembimbing dengan kartu identitas.
Mulai mengingat niat dan talbiyah
Niat ihram Haji diucapkan atau dihadirkan ketika memasuki ihram menurut tuntunan pembimbing; yang utama adalah maksud di hati. Talbiyah yang biasa dilafalkan: “Labbaik Allahumma labbaik, labbaika la syarika laka labbaik.” Untuk bacaan lengkap, arti, dan doa pada tiap tahap, gunakan buku manasik resmi serta latihan bersama pembimbing. Anda juga dapat berdoa dengan bahasa yang dipahami.
Bawa yang perlu. Sisakan ruang untuk bergerak nyaman.
Centang barang yang sudah siap. Daftar ini tersimpan di browser perangkat ini, tanpa akun dan tanpa dikirim ke Tazkia.
Progres bawaan
0 / 24 siap
Dokumen
Ibadah
Pakaian
Kesehatan
Perlengkapan
Keamanan
Sebaiknya tidak dibawa: barang berlebihan, benda tajam yang dilarang, cairan kabin melebihi batas maskapai, serta barang bernilai tinggi yang tidak diperlukan. Aturan bagasi dan keamanan selalu cek pada tiket serta maskapai Anda.
Hari berangkat lebih tenang saat alurnya sudah dikenal.
Jam kumpul, titik temu, seragam, dan batas bagasi mengikuti surat keberangkatan penyelenggara Anda.
Sebelum menuju bandara
- Catat jadwal kumpul dan kontak jika terlambat.
- Kenakan identitas/seragam rombongan sesuai instruksi.
- Di asrama atau titik kumpul, cek gelang, kartu, koper, dan dokumen.
- Pisahkan koper besar, tas kabin, dan tas dokumen/paspor.
Di bandara & pesawat
- Ikuti urutan check-in, pemeriksaan, imigrasi, dan boarding.
- Jaga paspor dan kartu boarding di tempat yang mudah diakses.
- Duduk sesuai kursi; sampaikan kebutuhan kesehatan kepada petugas.
- Jaga etika antrean dan beri tahu ketua rombongan bila harus meninggalkan kelompok.
Simpan di ponsel dan kartu kecil: nomor ketua rombongan, pembimbing ibadah, petugas kesehatan, alamat hotel, dan kontak keluarga di Indonesia.
Kenali tempatnya, lalu nikmati ibadahnya.
Buka bagian ini saat berada di hotel, masjid, atau ketika perlu berkomunikasi.
Di hotel
- Simpan nama, alamat, dan kartu hotel.
- Kenali kamar, teman sekamar, jadwal makan, dan transportasi.
- Simpan paspor/barang berharga sesuai instruksi resmi.
- Beri kabar sebelum keluar dan sepakati titik temu.
Di Masjidil Haram & Nabawi
- Tetapkan pintu dan titik temu bersama rombongan.
- Berangkat lebih awal agar tidak terburu-buru.
- Simpan alas kaki dan identitas di tas kecil.
- Saat tersesat, berhenti di area aman dan minta bantuan petugas resmi.
Komunikasi & uang
- Siapkan internet/SIM dan simpan nomor penting offline.
- Bawa riyal secukupnya; pahami biaya kartu yang dipakai.
- Jangan berikan data pembayaran atau OTP kepada orang lain.
- Waspadai pungutan tidak resmi dan belanja impulsif.
Saat di Madinah
Ikuti jadwal ibadah dan ziarah rombongan, termasuk ketentuan kunjungan yang berlaku di Masjid Nabawi. Catat pintu masuk, lokasi hotel, dan titik temu. Bawa identitas serta air minum; bila lelah atau terpisah, minta bantuan petugas resmi dan hubungi ketua rombongan.
Apa yang dilakukan di setiap tahap ibadah.
Urutan operasional dan jadwal dapat berbeda menurut jenis Haji, kloter, kondisi kesehatan, dan kebijakan musim. Ikuti pembimbing untuk keputusan ibadah pribadi.
Tahap 1 / 9
Ihram & miqat
Apa yang dilakukan
Bersuci dan berniat Haji dari miqat sesuai bimbingan. Kenakan pakaian ihram yang sesuai; mulai jaga larangan ihram setelah niat.
Yang perlu dibawa
Kain ihram/pakaian yang sesuai, identitas, air minum, obat rutin.
Yang perlu dihindari
Melewati miqat tanpa arahan, memakai wangi-wangian setelah niat, atau mengabaikan larangan ihram.
Jika ada masalah, ambil langkah yang paling aman lebih dulu.
Nomor petugas berbeda untuk setiap kloter. Simpan kontak resmi yang diberikan penyelenggara sebelum berangkat.
Butuh bantuan sekarang?
Untuk bahaya langsung atau masalah medis, hubungi petugas setempat, petugas kesehatan, atau layanan darurat di lokasi. Untuk urusan rombongan, hubungi ketua kloter dan pembimbing. Tazkia dapat membantu mengarahkan melalui kanal kontak resmi.
Terpisah atau tersesat
Paspor atau identitas hilang
Sakit, pingsan, atau sangat kelelahan
Terpisah dari keluarga
Barang hilang
Tidak mampu mengikuti jadwal ibadah
Kontak yang perlu disimpan di ponsel dan kertas
Ketua kloter/rombongan, pembimbing ibadah, petugas kesehatan, pendamping keluarga, alamat hotel, dan titik temu. Gunakan nomor yang dicantumkan pada dokumen keberangkatan Anda; halaman ini tidak memuat nomor darurat kloter karena berbeda tiap perjalanan.
Akhiri perjalanan dengan persiapan yang sama baiknya.
Ikuti jadwal pulang dari penyelenggara dan periksa kembali dokumen serta kondisi tubuh.
Sebelum meninggalkan Arab Saudi
- Ikuti jadwal packing dan pengambilan koper.
- Timbang bagasi sesuai ketentuan maskapai; cek aturan zamzam untuk penerbangan Anda.
- Pastikan paspor, identitas, dan barang kabin tetap bersama Anda.
- Ikuti proses check-in, pemeriksaan, imigrasi, dan boarding bersama rombongan.
Setelah tiba di Indonesia
- Ikuti alur kedatangan, imigrasi, dan pengambilan bagasi.
- Kabari keluarga tentang lokasi dan waktu penjemputan yang benar.
- Istirahat, cukup minum, dan lanjutkan pengobatan rutin.
- Bila demam atau keluhan kesehatan muncul setelah pulang, periksakan diri dan sampaikan riwayat perjalanan.
Perlu membaca lebih jauh?
Panduan ini adalah ringkasan praktis. Untuk tata cara manasik, ketentuan pendaftaran, dan syarat kesehatan yang berlaku, gunakan rujukan resmi berikut.

